Harry Potter lagi!!!
Kenapa ya, gak pernah bosan menonton Harry Potter. Malam ini TransTv mengulang lagi Film Harry Potter. Memang, aku termasuk salah satu dari jutaan bahkan milyaran orang yang mengikuti cerita Harry Potter, baik dari buku ataupun film. Mulai dari Harry Potter and the sorcerer’s stone, Harry Potter and the Chamber of secrets, Harry Potter and the prisoner of azkaban, Harry Potter and the goblet of fire, sampai yang terakhir diputar di 21, Harry Potter and the order of the phoenix.
Memang sih aku harus sabar menunggu 2 seri terakhir Harry Potter yang dijadikan film, seri Harry Potter and the Half-Blood Prince yang bakal diputar tanggal 21 November 2008, serta yang paling terakhir Harry Potter and the Deadly Hallows yang gak tau bakal diputar taon berapa.
Yang jelas, walaupun sudah tau akhir ceritanya seperti apa, tetapi perbedaan antara menonton dan membaca itu sangat jauh. Saat membaca buku Harry Potter, aku dipaksa untuk berimajinasi sendiri, membayangkan Hogwarts, melukiskan muka Hermoine yang kata buku memiliki dua gigi depan yang besar (tapi difilmnya cakep).
Apa yang membedakan Harry Potter dengan film-film adaptasi dari Novel lainnya? Kalo menurutku ada 3 perbedaan yang paling mencolok :
1. Setiap seri selalu berakhir dengan cerita yang putus.
Setiap seri dari film/buku Harry Potter selalu diakhiri dengan cerita yang putus. Maksudnya, cerita tersebut dapat dibaca baik oleh orang yang belum pernah menonton/membaca seri Harry Potter sebelumnya. Ya, walaupun sedikit bingung dengan masing-masing karakter pada cerita, tapi tidak mempengaruhi jalan pengertian terhadap keseluruhan cerita.
2. Tetap hidup di zaman modern.
Harry Potter dan teman-temannya hidup dizaman modern, ya zaman kita ini. Gak seperti Lord Of The Ring yang hidup entah taon berapa. Atau Narnia, yang walaupun kisahnya di zaman modern, tapi cerita utama berada di dunia lain. Ini Harry Potter man, benar-benar menceritakan kehidupan sekarang dan mereka dapat tinggal di dunia yang kita tinggali juga.
3. Nama, Istilah, Lokasi yang unik.
Siapa tidak tau dengan istilah “You-Know-Who” yang tenar itu, atau menyebut kata-kata mantera yang sepertinya mudah diucap. Semua menjadikan film/buku Harry Potter sangat menarik. Serta cerita yang tidak terlalu berat, tetapi juga tidak terlalu ringan.
Jadi, bagi penggemar lainnya seperti aku, kita harus bersabar setidaknya sampai November 2008 untuk menyaksikan filmnya. Dimana Hermoine, Ron, bahkan Harry sudah besar.
| 2.5 |
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

eenx


hehe.. setuju dengan 3 perbedaan di atas.
dah baca seri 7 kan?
aku masih belom puas dengan endingnya…